oleh

Emil Akan “Dandani” Wajah Cirebon

-News-243 views

Min.co.id-Cirebon Kota-Pada kunjungan pekerjaan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, beberapa lokasi ikonik di Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018). Diantaranya Gubernuran Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, Gedung Negara / Kantor Bakorwil III Jabar Kota Cirebon, dan beberapa lokasi lainnya di Kota Cirebon.

Emil, panggilan akrabnya, Ia merencanakan menggunakan desain ruang publik yang bisa jadi identitas kota, dengan kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, dan daya tarik, atau “daya tarik”, sebagai ruang publik atau titik kumpul masyarakat.

Lebih lanjut Emil menjelaskan bahwa wajah Jawa Barat ke depan, Ia Ingin menjadi Provinsi Pariwisata. Jawa Barat memiliki gunung, pantai, danau yang bisa diolah jadi pariwisata alami.

Untuk perkotaan, tambahnya, bisa jadi potensi wisata sejarah, wisata belanja, dan wisata kuliner.

“Kalau di Cirebon tahun depan kita bersepakat alun-alun kejaksan akan kita olah. Akan ada basement untuk kebutuhan parkir, karena kunjungan wisata religiusnya meningkat,” katanya.

Kemudian, Tugu Proklamasi di Kota Cirebon akan dibenahi perasaan lebih memiliki daya tarik. Lalu, Emil berencana membenahi zona kaki lima di titik-titik keramaian di Kota Cirebon. Setelah itu, jalan Siliwangi Kota Cirebon, akan ditata seperti bisa jadi jalan utama.

“Seperti kalau di Bandung ada Jalan Asia Afrika, jadi jika ada parade bisa dilangsungkan disitu,” katanya.

Kemudian Gedung Negara / kantor Bakorwil III Jabar, dimana per-Januari 2019 sudah tidak beroperasi lagi sebagai kantor Bakorwil. Maka gedung bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

Sementara itu, kata Emil, gedung ini bisa dikonsepkan sebagai pusat budaya.

“Jadi kalau wisatawan datang mau lihat tarian mau lihat angklung musik daerah bisa kesini,” katanya

“Ini luas sekali, bisa saja ada bangunan untuk memamerkan kerajinan, pameran, bazar, kita bisa renovasi, bisa juga ada museum, dan restoran,” Sebut Emil.

Gubernur mengakui pihaknya akan menyiapkan dana sekitar Rp15-20 miliar untuk “mendandani” wajah Kota Cirebon ini.

“Alun-alun alun-alun yang keren, tempat budaya, jalan utama, pasti akan meningkatkan kunjungan lebih lama. Sekarang kekurangan Cirebon yaitu kita ga tau mau nongkrong kan kan? Dengan ada Cipali, bandara, jumlah hotel meningkat menandakan banyak akses kesini. Tapi kalau tidak dibenahi kan orang bosen, “terang Emil.

Gubernur Emil mengungkap, apakah ruang publik harus bisa multifungsi. Dapat digunakan untuk kegiatan yang motorik dan aktif, untuk kegiatan upacara, istigosah, konser, juga diisi zona teduh untuk kegiatan “nongkrong.” Tak lupa, ada zona ritel untuk sarana belanja masyarakat.

“Tentu dengan mempertahankan faktor sejarahnya,” Katanya.

Komentar

News Feed