oleh

Pemda Indramayu Sidak Hewan Qurban Melibatkan 8 Dokter Spesialis Hewan

-News-151 views

MIN.co.id-Indramayu-Pemerintah Daerah Indramayu melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Indramayu melakukan Inspeksi secara Maraton kelokasi penjualan hewan qurban yang ada di Indramayu, Selasa (21/08/2018).

“Pihaknya telah membentuk tim pemantau yang sudah bekerja sejak dua minggu lalu yang terdiri dari 8 orang dokter hewan, 3 paramedis, dan 1 orang PPL. Tim juga diterjunkan pada saat pemotongan hewan qurban yang disebar di beberapa wilayah dan juga masijd-masjid untuk melakukan pemeriksaan hewan pasca pemotongan,” ujar Joko Pramono yang merupakan Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Kab. Indramayu.

Masih menurut beliau Berdasarkan pemantauan secara umum kondisi sapi, kambing dan domba yang dijual di pasar hewan itu sehat. Namun ada berberapa domba yang dijual itu menderita mata merah dan virus.

Joko mengatakan Disnakeswan hanya menemukan penyakit mata merah dan virus pada domba sementara untuk sapi dan kambing dalam keadaan sehat. Terhadap hewan yang sakit tersebut langsung diberikan pengobatan agar kembali sehat. Ditemukan juga hewan yang belum cukup umur sudah dijual di pasaran. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi mata, mulut, gigi dan bagian tubuh lainnya. Hasilnya hewan-hewan itu dalam kondisi sehat.

Joko menambahkan, untuk sapi-sapi yang beredar di Kabupaten Indramayu ini berasal dari Kabupaten Grobogan Jawa Tengah dan Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, sementara untuk domba sebagian besar berasal dari Kabupaten Garut, Majalengka, dan Indramayu.

“Data terakhir yang kami miliki tercatat ada 672 ekor sapi, 2.382 ekor domba dan 384 ekor kambing beredar di Kabupaten Indramayu,” tegas Joko.

Joko menambahkan, untuk membeli hewan qurban harus dipilih hewan yang baik yakni cukup umur, nafsu makan baik, berdiri tegak dan tidak ada luka, mata bersih dan tidak bengkak, area hidung bersih dan lembab/cenderung basah, kulit dan bulu bersih, area mulut dan bibir bersih, dan area anus bersih tidak ada luka dan darah serta kotoran padat.

Di tempat terpisah saat salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya mengatakan,” terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah melakukan sidak tersebut sehingga kita betul-betul bisa membeli hewan qurban yang sehat dan berkualitas, harapan ke depannya Pemerintah Indramayu bisa memfasilitasi Peternakan di Indramayu sehingga tiap tahun Indramayu membeli hewan Korban dari daerah lain, kalau daerah lain tiap tahun menghasilkan hewan qurban kenapa Indramayu tidak bisa? Semoga ini kedepannya menjadi pekerjaan rumah Pemda,” Pungkasnya. (KSpd)

Komentar

News Feed