oleh

Pernyataan Sikap Pekerja Pertamina Terhadap Proses Akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) Oleh PGN

-News-245 views

Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan bahwa :

1.Skema akuisisi yang dilakukan tidak menjamin dominasi penguasaan Negara sesuai amanat konstitusi,dimana perusahaan yang 43.036 % Sahamnya dimilik oleh publik/swasta (dominan pihak asing) mengakuisisi perusahaan yang 100% di miliki Negara , dan tindakan akuisisi pertagas oleh PGN tersebut berpotensi mengakibatkan kerugian Negara dan patut diduga adanya tindakan penyalahgunaan wewenang yang bertujuan menguntungkan sekelompok pihak tertentu saja

2.Pertagas sebagai perusahaan yang sehat dan memiliki proyeksi keuntungan bisnis yang baik ,100% sahamnya berpotensi divaluasi atau valuasi direkayasa menjadi lebih rendah dari nilai seharusnya terutama jika terdapat oknum –oknum pengambil keputusan mengidap moral hazard dan pihak swasta atau asing yang berkepentingan ikut bermain untuk mengeruk keuntungan bisnis Nasional.

3.Proses konsolidasi melalui akuisisi pertagas oleh PGN dilakukan terburu –buru hanya berdasarkan opsi waktu yang tercepat tampa memperhatikan kajian aspek –aspek terkait secara komprehensif , termasuk namun tidak terbatas dalam hal organisasi, kelembagaan dan SDM ,yang mana hal ini sangat berpotensi menyebabkan kerugian Negara.

4.Aspirasi Pekerja Pertamina melalui FSPPB  terkait keberatan skema akuisisi Pertagas oleh PGN yang disampaikan kepada Manajemen Pertamina,baik melalui forum formal maupun informal nyata –nyata telah di abaikan.

Maka dengan ini Federasi Serikat Pertamina Bersatu (FSPPB) beserta seluruh konsituen FSPPB , atas nama seluruh pekerja Pertamina menyatakan bahwa kami :

MENOLAK akuisisi pertagas oleh PGN dan menuntut agar Conditional sales & puschase Agrement (CSPA) yang telah ditandatangani agar di BATALKAN serta seluruh proses akuisisi Pertagas oleh PGN tersebut segera DIHENTIKAN.

 Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu

               Jakarta, 04 Juli 2018

                 Presiden Federasi

                    Arie Gumilar

               Sekretaris Jenderal

                Dicky Firmansyah

 

 

Komentar

News Feed