oleh

Menjelang Persiapan Asian Games Polisi Antisipasi Ancaman Teroris

-News-120 views

Jakarta-Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui ancaman terorisme menjadi salah satu hal yang paling diantisipasi oleh pihak Polri menjelang perhelatan Asian Games 2018. Pesta olahraga se-Asia ini akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2018.

“Antisipasi ancaman utama adalah terorisme,” kata Tito seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Selain aksi terorisme, Polri juga berupaya mengantisipasi kejahatan jalanan. Kemudian, kata Tito meminimalisir kemacetan lalu lintas di sejumlah titik, terutama di wilayah yang menjadi tempat penyelenggaraan cabang olahraga (Cabor).

Untuk mencegah gangguan pelaksanaan Asian Games, menurut Tito pihaknya terus melakukan manuver dengan bergerak ke sejumlah daerah yang terindikasi terorisme. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden yang tak diinginkan.

Selain bergerak ke sejumlah daerah, Tito mengaku telah melakukan penguatan pengamanan karena polda di lokasi Asian Games 2018 digelar, yakni Polda Sumatera Selatan, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat dan Polda Banten.

“Empat polda itu mempunyai konsep operasi yang melibatkan pemangku kepentingan lain, seperti TNI dan pemerintah daerah. Ada juga pengawasan CCTV dan pusat komando,” ujar Tito.

Tak hanya kejahatan teroris yang disiagakan, polisi juga akan mengamankan kejahatan jalanan. Sebab, kata dia, Asian Games nanti dihadiri oleh 45 negara.  Maka itu, ia komit dan memastikan Indonesia aman saat pergelaran itu.(mtvn)

Komentar

News Feed