oleh

APDESI Majalengka Gerudug Bank BRI

-News-623 views

Min.co.id-Majalengka-Ratusan kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDESI) mendatangi kantor Bank BRI Majalengka pada hari seni (21/5/2018).

Tuntutan APDESI adalah tentang pelaksanaan program BPNT dikabupaten Majalengka yang menindaklanjuti surat edaran daftar agen e-warung program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang dikeluarkan oleh pihak BRI Cabang Majalengka.

Pengurus DPC APDESI Kabupaten Majalengka dan Koordinator Aksi Dudung Abdul Yasin bersama kepala Desa dan Aparat Desa juga ikut serta pengurus BUMDES se-Kabupaten Majalengka menyampaikan keberatan dan penolakan atas keputusan pihak BRI yang menurut apdesi mengabaikan usulan rekomendasi pemerintah desa melalui Camat dan Dinas Sosial.

Dengan ini DPC APDESI Majalengka menuntut kepada pihak berwenang bahwa program BPNT untuk di tunda atau di pending mengenai penunjukan e-warung dan juga meminta kepada pemerintah daerah untuk mengalihkan Kerjasamanya ke bank lainnya untuk kerjasama program bantuan pangan non tunai ini.

Meminta kepada BRI cabang Majalengka untuk menunjuk BUMDES sebagai agen satu-satunya di desa atau yang sudah di ajukan oleh desa melalui Camat sebagai e-warung yang bisa mencairkan atau melaksanakan program tersebut dan meminta BRI cabang Majalengka untuk meminta maaf kepada seluruh kepala desa Kabupaten Majalengka.

Akhirnya sepuluh perwakilan dari APDESI diterima oleh kepala cabang BRI Majalengka Yulianto yang mempersilahkan untuk duduk bareng berdiskusi di ruangan rapat Bank BRI karena menurut Yulianto ini program pemerintah jadi harus dikoordinasikan dengan pusat Bank BRI maka belum bisa memberikan jawaban pasti dan solusi tentang tuntutan tersebut. (topik)

Komentar

News Feed