oleh

Rapat Konsolidasi Abkin Lampung, Jelang Kongres di Pekanbaru Riau

-Tak Berkategori-226 views

Min.co.id – Bandar Lampung – Rapat Konsolidasi Pimpinan Daerah ABKIN (Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia) Lampung, digelar dalam rangka menyambut perhelatan akbar 4 tahunan.

Rapat yang digelar sabtu (21/4) di Bandar Lampung  dihadiri oleh Pengurus Daerah dan perwakilan Pengurus Cabang dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam rapat tersebut dibahas dua isu utama, Yaitu terkait isu materi kongres dan isu terkait figur Calon Ketua Umum yang akan memimpin ABKIN 4 tahun kedepan.

Dalam arahannya, Ketua PD ABKIN Lampung, Dr. Amdani Sarjun, M.Pd. menekankan pentingnya peran aktif Pengurus Daerah (PD) dalam memberikan gagasan dalam kongres yang akan digelar pada 27-29 April di Pekanbaru, Riau mendatang.

“Ini adalah momentum strategis untuk menata organisasi, maka gagasan-gagasan brilian untuk perbaikan organisasi menjadi amat penting” ujarnya.

“Organisasi Profesi (ABKIN) sebagai lembaga yang menaungi para guru BK perlu melakukan advokasi kepada pemerintah dan stakeholders terkait serta melakukan penguatan ke dalam dengan cara membantu meningkatkan kompetensi profesional para anggotanya (guru BK),”

Amdani Sarjun menambahkan kriteria calon ketua Umum PB ABKIN periode 2017-2021 adalah figur yang memiliki pemikiran terbuka dan inovatif yang dapat membawa eksistensi dan menjaga kewibawaan organisasi. Beberapa kriteria yang dirumuskan oleh peserta rapat diantaranya: terbuka terhadap kritik yang membangun, mampu menjadi perekat semua kalangan dan kepentingan, serta memiliki kemampuan leadership yang memadai, berpengalaman dalam organisasi profesi, memiliki kemampuan lobi dan negosiasi tingkat tinggi, memiliki kedekatan dengan pemangku kebijakan, mengutamakan kerja tim, memiliki jejaring yang luas, memiliki komitmen yang kuat terhadap organisasi baik dari waktu, pikiran tenaga dan biaya.

Sementara itu Sekretaris Umum PD ABKIN Lampung, Dr. Hardi Santosa, M.Pd. menyatakan insyaallah kontingen Lampung sangat siap. ” Secara administratif sudah kita siapkan semua. Kami berangkat dengan semangat perubahan, persahabatan dan prinsip kolektif-kolegial. Perbedaan pendapat dan pandangan tentang Ketua Umum itu hal yang lumrah dan biasa bahkan keniscayaan. Kami akan menghormati perbedaan dan menerima apapun keputusan kongres sepanjang tidak bertentangan dengan AD/ART organisasi. Jika ada pihak-pihak yang mencoba memainkan AD/ART organisasi untuk kepentingan tertentu, apalagi kepentingan pragmatis yang merugikan organisasi maka kami akan berjuang sekuat kami untuk meluruskan itu.” ujarnya. ( Agus/Tim/red* )

Komentar