oleh

Polisi Himbau Pemudik Yang Akan Melintasi Jalur Selatan Trenggalek Agar Waspada.

-News-132 views

Min.co.id-Trenggalek-Beberapa ruas jalan di jalur selatan Trenggalek, Jawa Timur menjadi kawasan rawan longsor dan kecelakaan. Untuk itu, para pemudik yang akan melintasi diimbau waspada.

KBO Satlantas Polres Trenggalek, Iptu Suwanan, mengatakan dari hasil pemetaan yang dilakukan tim gabungan, beberapa ruas jalan yang rawan longsor adalah jalan nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 hingga KM 17 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu serta KM 50 ruas Jalan Nasional Trenggalek-Dongko-Pacitan.

“Untuk di jalur Trenggalek-Ponorogo lokasinya sebelum dan sesudah proyek nasional Bendungan Tugu. Tahun lalu sempat berkali-kali longsor, karena memang tebingnya tinggi dan curam, tapi sekarang sudah dibangun tembok penahan,” kata Suwanan.

Pihaknya berharap dengan adanya tembok penahan akan mengurangi risiko yang fatal bila terjadi tanah longsor. Namun warga tetap diminta waspada terlebih pada saat dan setelah terjadi hujan.

Selain rawan longsor di jalur antar provinsi tersebut juga berkelok-kelok dan ada jurang di sekitar jalan raya. Sedangkan di dua titik yakni KM 16 dan KM 17 juga tengah dilakukan proses perbaikan jalan.

“Untuk saat ini kalau panas terik berdebu, karena aspal dikeruk dan akan diganti baru, tapi rencananya akan segera dikerjakan, sehingga pada saat arus mudik terjadi sudah selesai dikerjakan,” jelasnya.

Sementara terkait jalur black spot atau rawan kecelakaan berada di ruas jalan nasional Trenggalek-Tulungagung, tepatnya di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan. Di lokasi tersebut berulangkali terjadi kecelakaan, baik roda dua atau roda empat.

“Sebetulnya jalannya bagus dan lurus, nah justru di jalan yang kondisinya seperti itulah, para pengendara memacu kendaraannya lebih kencang, sehingga risiko kecelakaan lebih tinggi,” jelas Suwanan.

Untuk meminimalisir kecelakaan, polisi akan memasang tanda peringatan di beberapa ruas jalan yang rawan longsor maupun kecelakaan.(red)

Komentar

News Feed