oleh

CLBK di Street Coffee Esemah

-Kuliner-202 views

Min.co.id-Indramayu- Suara bising kendaraan lalu lalang menghiasi suasana malam penikmat kopi di street coffee. Nongkrong ala angkringan memberikan pengalaman tersendiri bahwa kopi bisa dinikmati di manapun tak terkecuali di pinggir jalan.

Sejak enam bulan lalu, Esemah Coffee hadir memanjakan lidah penikmat kopi pinggir jalan di Indramayu. Menghadirkan menu-menu kopi dan non-kopi dengan nama-nama yang menarik ingatan pengunjungnya ke masa-masa sekolah tempo dulu alias nostalgia. Siapapun tanpa mengenal jenis kelamin, yang muda dan dewasa, yang sudah berkeluarga ataupun masih lajang dapat singgah ke sini. Memilih minuman yang disukai sembari duduk-duduk di pinggir jalan.

Arya, pengunjung Esemah Coffee mengatakan sensasi ngopi di pinggir jalan memberikan pengalaman yang asik. “Saya baru pertama kali ngopi di sini. Ternyata asik,” ungkapnya saat ditanya pengalaman ngopi di pinggir jalan.

Lucky Abdullah, pemilik Esemah Coffee mengatakan, dirinya memang ingin memberikan kesan bahwa lokasi kedainya strategis dan siapapun bisa menikmati kopi di manapun termasuk di pinggir jalan. Selain itu, ia juga ingin memperlihatkan meski berjualan kopi di gerobak tetapi bisa terlihat mewah dengan perlengkapan kopi yang tak kalah seperti di cafe-cafe. Serta yang tak kalah penting, ia menegaskan ingin memberikan pelayanan terbaik dengan tidak membuat jarak kepada pelanggannya.

“Saya terinspirasi saat di Jakarta dulu. Jadi, antara barista dengan pengunjung enggak ada jarak. Mereka bisa ngopi sambil ngobrol di depan baristanya. Gimana caranya bikin pengunjung nyaman dengan barista,” tambah pria yang mengelola Esemah Coffee sendirian.

Rikhlah, salah satu pengunjung mengatakan, dirinya suka dengan pelayanan yang diberikan oleh Lucky. Meskipun dirinya tidak terlalu suka nongkrong di pinggir jalan karena berisik.

“Aku jujur tidak terlalu suka nongkrong di pinggir jalan sebenernya karena berisik. Tapi, yang aku suka dari dikedainya Mas Lucky adalah pelayananya. Bagaimana ia menyambut pelanggan dan caranya menawarkan kopi. Santai banget pokoknya,” ujar Rikhlah.

Ada tiga menu favorit yang disuguhkan, yaitu SMA Premium (americano + flavor SMA), CLBK (javanese coffee + flavor lemon), dan Matcha-matcha SMA (espresso + fresh milk + matcha). Dari tiga menu tersebut, CLBK menjadi menu favorit di Esemah Coffee.

“Javanese lemon ini dikasih nama Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK) karena rasanya segar lemon bercampur kopi mengingatkan pada rasa minuman lain, tapi entah minuman apa. Nama CLBK sebenarnya usul dari teman-teman. Saat mereka minum itu, ingat rasa minuman lain. Jadi, berasa nostalgia,” ungkap Lucky.

Esemah Coffee ini berada tepat di depan SD Margadadi 6. Buka setelah magrib sampai sesukanya. Bahkan menurut Lucky pengunjung bisa nongkrong sampai pagi sekalipun. Tidak seperti kedai kopi pada umumnya yang memiliki jam tutup yang pasti. (iim)

Komentar

News Feed