oleh

Pengembangan Kapasitas Usaha Unit Patrol, Kandanghaur dan Haurgeulis

-News-236 views

Min.co.id, Indramayu – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai lembaga keuangan non bank milik pemerintah melalui (Ulam) unit layanan modal mikro dan juga (Mekar) membina ekonomi keluarga sejahtera.

Melaksanakan pelatihan regular melalui program Peningkatan Kapasitas Usaha (PKU) di Unit Patrol Kandanghaur dan Haurgeulis Bertempat di rumah makan Sambal Lada Haurgeulis Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu, Sabtu (13/04/2019).

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh itu diikuti dengan antusias sekurang-kurangnya oleh 100 peserta dari tiap Nasabah yang hadir.

Peserta terdiri dari anggota kelompok usaha yang diisi dengan pemberian motivasi untuk membangkitkan semangat kewirausahaan mereka untuk lebih terpacu dan bersemangat dalam mengembangkan usaha.

“Tema yang dipilih di tiap daerah pun menyesuaikan dengan kondisi dan isu-isu terkini mengenai perkembangan ekonomi hingga kiat sukses berwirausaha,” papar Executive PIC PKU PNM, Yosef Ridwan (dalam rilis: red).

Dia menjelaskan, pemberdayaan yang dilakukan bukan hanya pada sisi permodalan dalam bentuk pinjaman modal usaha. Tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMK.

“Kita ketahui Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang besar dengan karakteristik masing-masing daerah yang berbeda satu dengan lainnya dengan keunikannya masing-masing pula,” ujarnya.

Ini mendorong sektor UMKM di daerah untuk terus tumbuh dan berkembang. Sehingga, PNM pun hadir dan siap bersama dengan pelau usaha UMKM mengembangkan daya saing kedepan.

Keberhasilan sebagai pengusaha akan sangat ditentukan oleh pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki, baik yang menyangkut pengetahuan teknis (hard skill) maupun sikap mental (soft skill).

“Pengetahuan teknis biasanya menyangkut penguasaan manajemen usaha, teknis produksi, administrasi keuangan, dan berbagai ketrampilan lainnya. Sedangkan yang menyangkut soft skill lebih mengacu pada kemampuan interpersonal seperti kemampuan dalam berkomunikasi, kejelian dalam melihat peluang usaha, keberanian dan semangat pantang menyerah,” terangnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku UMK ini benar-benar mampu memanfaatkan pembiayaan yang telah diterima seoptimal mungkin, sehingga secara nyata mampu mengembangkan usahanya, sekaligus memacu semangat usaha para nasabah dalam melakukan inovasi, baik dalam hal pengelolaan usaha, inovasi produk, pemasaran jualan laris dan lain-lain. (Alen)

Komentar

News Feed