oleh

Mudik Gratis Bersama PT Jasa Raharja

-News-512 views

Atas dasar ini lah, PT Jasa Raharja ikut andil dalam menekan angka kecelakaan pemudik sepeda motor melalui fasilitas mudik gratis. Bentuk kepedulian PT Jasa Raharja, salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), itu dilakukan dengan memberangkatkan 2.432 pengendara motor menggunakan kereta api pada Kamis (7/6) dan Jumat (8/7) dengan masing-masing dua kloter.

Pelepasan para peserta Mudik Gratis Bersama BUMN itu dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja, Budi Rahadrjo pada Kamis (7/6). Kloter pertama berjumlah 608 pemudik naik KA Jaka Tingkir tujuan Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah berangkat pukul 12.00. Sementara kloter dua berjumlah 608 pemudik naik KA Jayabaya tujuan Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur berangkat pukul 13.00.

Budi menyebutkan, pengalihan pemudik bersepeda motor menggunakan kereta api dimaksudkan agar jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor berkurang. “Serta dapat menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan. Kami berharap

para pemudik dapat selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul berasama keluarga pada Hari Raya Idul Fitri 1439 H,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Humas Jasa Raharja, M Iqbal Hasanuddin mengatakan dua kloter lain diberangkatkan pada Jumat (8/6), yakni pukul 12.00 dan pukul 18.15. “Jumlahnya sama 1.216 peserta tujuannya ke Stasiun Purwosari dan Stasiun Malang,” kata Iqbal.

Selain itu, lanjut Iqbal, PT Jasa Raharja juga membekali kaos, topi, roti, obat-obatan dan asuransi untuk kenyamanan dan keamanan para peserta.

Proses mudah

Wajah Pasiman (47) semringah meski cuaca di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (7/6) cukup panas. Terlebih dirinya sedang berpuasa. Meski begitu terpancar rasa bahagia karena dirinya sebentar lagi diberangkatkan ke kampung halamnnya naik kereta api.

Pasiman adalah salah satu dari 2.432 peserta mudik gratis yang difasilitasi PT Jasa Raharja dengan moda transportasi kereta api.  “Alhamdulillah senang banget baru satu kali dapat tiket mudik gratis naik kereta, bisa lebaran di kampung ketemu saudara dan orang tua gratis,” ujar Pasiman.

Pasiman mengungkapkan, dirinya mendapat informasi mudik gratis PT Jasa Raharja dari anaknya melalui media sosial. Buruh pabrik yang tinggal di Pulo Gadung ini pun bergegas mendaftar untuk dirinya, istri dan kedua anaknya.

“Ini saja tahu dari anak, katanya di internet ada info mudik gratis buat yang punya motor. Daftar pakai STNK katanya. Lalu coba cari-cari info lagi. Alhamdulillah akhir Maret daftar, lalu dapat sms, kita langsung verifikasi data ambil tiket dan kaos,” kata Pasiman.

Rasa bahagia itu bukan tanpa alasan, karena selama ini Pasiman mudik bersama keluarga naik bus ke Solo, Jawa Tengah yang harus rela menempuh perjalanan 24 jam lebih akibat macet. “Harapan saya pastinya setiap tahun bisa dapat tiket mudik dengan kereta. Karena enak ya, nyaman, sampainya juga cepat tujuh jam. Biasanya kita pulang kampung naik bus, macet bisa seharian baru sampai Solo, mau naik kereta mahal, sayang uangnya,” ucap Rida, istri Pasiman.

Ia juga berterima kasih kepada Jasa Raharja karena memberikan fasilitas yang baik dan tidak sulit. “Daftar enggak ribet, verifikasi data juga mudah, dapat tiket untuk pulang pergi enggak keluar biaya, malah dikasih kaos dan snack, alhamdulillah. Terima kasih Jasa Raharja,” ucap Rida. Keluarga Pasiman berangkat dengan rombongan kloter pertama pukul 12.00 dan akan kembali ke Jakarta pada 23 Juni 2018.

Kebahagiaan sama juga dirasakan oleh keluarga Muhammad Heri, pengemudi Ojek Online (Ojol), warga Plumpang Semper, Jakarta Utara. Ia mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya program mudik gratis ini.

“Sudah pasti senang, karena tiket kereta dekat-dekat lebaran pasti mahal. Ini kita dapat gratis. Tahu dari teman ojol pas di pos, pada daftar mudik gratis, saya ikut-ikut saja. Enggak nyangka dapat sms suruh verifikasi ke kantor Jasa Raharja. Dapat tiket pulang pergi,” ujar Heri yang hendak mudik ke Surabaya, Jawa Timur.

Ia bersama istri dan tiga anaknya berangkat bersama rombongan kloter dua pukul 13.00 dan akan balik ke Jakarta pada 23 Juni 2018 mendatang.

“Maksimal kan empat orang, berhubung anak terakhir masih balita jadi enggak kehitung. Alhamdulillah ya, bisa ikut juga. Bisa ketemu neneknya di kampung,” ucap Heri.

Ia berharap program ini bisa diadakan terus karena sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat yang ingin berlebaran namun tidak memiliki uang lebih.

Lokasi Istirahat

Sementara itu, cara lain menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor selama musim mudik, PT Jasa Raharja berinisiatif menyediakan tempat peristirahatan selama arus mudik dan arus balik lebaran di wilayah Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

“Kita tergabung dengan beberapa instansi dan stake holder dari kepolisian, diketahui pemudik yang menimbulkan kecelakaan ini 65 persen adalah pengendara sepeda motor, makanya kita sediakan tempat istirahat, ” ujar Dirut PT Jasa Raharja, Budi Raharjo.

Di tempat peristirahatan, tersedia beberapa fasilitas untuk memanjakan pengunjung yaitu pos kesehatan, pengisian bahan bakar minyak, refleksi hingga tempat bermain anak. “Refleksi disana kami ada saudara-saudara kita yang difabel. Kemudian ada permainan kecil untuk anak-anak agar bisa bermain disana,” ucap Budi.

Ia berharap pengendara roda dua bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan Jasa Raharja sebaik mungkin. “Kita harapkan pemudik istirahat sejenak untuk memulihkan fisik kesehatannya atau jasmaninya sehingga melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ucapnya. (m16/ron)

Tempat istirahat arus mudik mulai 8 hingga 15 Juni 2018 :

1. Polda Banten, Alun-Alun Kramat Watu, Jalan Kramat Watu Serang, Banten.

2. Kantor Kecamatan Ciasem, Jalan Raya Ciasem, Kecamatan Ciasem, Jawa Barat.

3. Pos Jembatan Timbang Dinas Perhubungan Indramayu, Jalan Raya Larangan KM. CN 66+ 200 Cirebon.

4. Desa Pangkalan Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

5. Ruko P28 – Kampung Desa Cihaurbeuti, Ciahurbeuti, Ciamis (Depan Pom Bensin) KM 102 dari Bandung.

6. Mako Brimob Pekalongan, Jalan Dr. Sutomo Kali Banger, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

7. Rumah Makan Lesti Raya Timur Kr. Anyar Kab. Kebumen, Jawa Tengah.

8. Alun-Alun Wanareja (Depan Polsek Wanareja), Jalan Raya Diponegoro KM. 93 Desa Wanarejo, Cilacap, Jawa Tengah.

Tempat istirahat arus balik mulai 16 hingga 23 Juni 2018 :

1. Kantor Brimob Cirebon (Ex Polwil Cirebon), Jalan Raya Winong, Kodya Cirebon, Jawa Barat.

2. Balai Diklat Aparatur Perikanan dan Kelautan, Jalan Raya Sukamandi Desa Sukamandi, Patok Besi, Subang, Jawa Barat.

3. Oleh-oleh Binangkit – Desa Sindangraja, Jamanis, Tasikmalaya.

4. Rest Area Mergosari (Depan Pos Lantas), Jalan Raya Banjar, Majenang KM 9, Desa Panulisan Timur, Dayeuh Luhur, Cilacap, Jawa Tengah.

5. Jalinsum Gor Way Handak, Gor Way Handak Kalianda, Lampung.

Pemudik Dilindungi Asuransi

Para peserta mudik gratis menggunakan kereta api yang difasilitasi oleh PT Jasa Raharja mendapat perlindungan asuransi dari JP Aman milik PT Jasaraharja Putera.

Perlindungan selama musim mudik itu hanya berbiaya Rp 5.000. Perlindungan itu mulai berlaku sejak keberangkatan sampai 14 hari ke depan. Besaran santunan sampai Rp 15 juta.

“Kita jamin 14 hari kali 24 jam, mulai dia berangkat hari ini, selama di kampungnya, di tempat wisata, sampai kembali lagi ke (Jakarta) sini kita menjaminnya,” ujar Kenedi kepada Warta Kota di Stasiun Pasar Senen, Kamis (7/6).

Benefit yang didapatkan peserta jika terjadi kecelakaan dan mengalami cacat tetap ataupun meninggal dunia, maka ahli warisnya akan diberikan santunan sebesar Rp 15 juta. Sedangkan jika peserta mengalami kecelakaan dan dirawat di Rumah Sakit, maka biaya perawatannya akan diganti maksimal Rp 1.5 juta.

Kenedia juga menjelaskan bahwa penumpang bisa membeli asuransi lebih dari satu kupon dan maksimum lima kupon. “Satu penumpang bisa membeli lebih dari 1 kupon, tapi maksimum hanya lima kupon, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, santunan yang diberikan akan dilipat gandakan,” katanya.

Dengan memiliki kupon JP Aman ini, Kenedi berharap masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman sampai kembali ke Jakarta. “Asuransi itu hanya backup terakhir kalau sesuatu yang tidak diinginkan terjadi baru asuransinya digunakan, tapi kita selalu berharap mereka kembali dengan keadaan sehat walafiat,” paparnya. (wk)

 

Komentar

News Feed