oleh

Musrenbang 2021, WAMTI Indramayu : Usulkan Pembuatan Kanal Irigasi Selatan di Kabupaten Indramayu

-News-123 views

Min.co.id-Indramayu-Mencermati pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan daerah (Musrenbang) Kabupaten Indramayu pada tanggal 11 Maret 2020, untuk pelaksanaan pembangunan di tahun 2021. Pengurus Daerah Wahana Masyarakat Tani dan Nelayan Indonesia (WAMTI) Kabupaten Indramayu, mengusulkan rencana strategis di sektor Infrastruktur Pertanian untuk di wacanakan di publik khususnya stakeholder pertanian yaitu :

Pembuatan kanal irigasi melintang dari selatan ke arah barat untuk menghubungkan bersumber air dari waduk jati gede dan waduk jati luhur, sebagai upaya pengamanan lahan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu

Landasan Pemikiran :

Ketercukupan dan ketersediaan sumber air dari waduk jati gede sumedang, yang mempunyai daya tampung aatau volume air kisaran 980 Juta meter kubik, walaupun sampai saat ini volumenya baru mencapai kisaran 140 juta meter kubik atau sekitar 15% dari daya tampung volume air.

Potensi lahan pertanian di Indramayu seluas kisaran 112.000 Ha, yang berasal dari pengairan irigasi teknis seluas kisaran 72.000 Ha, pengairan non teknis seluas 16.000 Ha dan pengairan sawah tadah hujan seluas 18.000 Ha. Luas lahan sawah di Indramayu merupakan lahan sawah terbesar di Jawa Barat dan lahan sawah di Jawa Barat terbesar ke 2 se Indonesia, sehingga lahan pertanian tersbeut harus di pertahankan untuk keberlanjutan sumber pangan nasional, sebagaimana konsepsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Nasional (LP2BN).
# Kegagalan panen di sebabkan oleh minimnya pasokan air irigasi, yang biasanya terjadi di daerah sawah tadah hujan dan sawah irigasi non teknis, di kabupaten Indramayu wilayah selatan potensinya nya mencapai 20.000 Ha, yang bisa dinaikan statusnya menjadi daerah irigasi teknis, yang dampaknya bisa menaikan produktifitas padi di Indramayu.

Selama ini kegagalan panen di Kabupaten Indramayu terjadi di kecamtan Cikedung, Terisi, Losarang, Kandanghaur, Kroya dan Gabus Wetan, kisaran ada 14.000 Ha, yang merupakan daerah hilir/ ahir dari daerah irigasi jatigede dan jatiluhur.

Teknis pembuatan Irigasi kanal Selatan

Dibuat sepanjang wilayah selatan Kabupaten Indramayu, melintang dari selatan ke arah barat, sejajar dengan jalur rel kerata atau jalan TOL, yang memanfaatkan wilayah perum perhutani.

Difungsikan untuk saluran pembuangan dan pengambilan air irigasi. Dilakukan pengaturan untuk mengendalikan luapan air ketika musim hujan. Dilakukan pengaturan pemenuhan kebutuhan air sawah ketika musim kemarau yang berasal dari kedua sumber waduk tersebut.

Usulan ini di Tujukan Kepada Yth : Anggota Legislatif Provinsi dan Pusat yang membidangi persoalan Infrastruktur Pertanian dan Pekerjaan Umum

Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS) yang merupakan tugas dan fungsi nya dalam pengeloaaan saluran irigasi sungai

Otoritas Waduk Jati Gede Sumedang, yang mempunyai fungsi pengelolaan kebutuhan air

Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu sebagai daerah penerima manfaat dari adanya usulan kanal irigasi selatan tersebut.

Organisasi tani, dan lembaga pertanian di Kabupaten Indramayu.

Demikian wacana pembuatan kanal irigasi selatan untuk sektor strategis dalam mewujukan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan nasional (LP2BN) di Kabupaten Indramayu. (Red/Rls)

Komentar

News Feed