oleh

Bupati Majalengka Jadi Tamu Kehormatan Seminar Best Practices Kehormatan Pada Peringatan HPN ke 74 di Kalimantan Selatan

-News-42 views

Min.co.id-Banjarmasin-Dalam Rangka Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-74 tahun 2020, Kementrian Reformasi dan Birokraksi (Kemenpan RB) RI bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat gelar Seminar Best Practices Kepemerintahaan Yang Baik, Bupati Majalengka menjadi tamu kehormatan sebagai pembicara pada kegiatan tersebut, turut mendampingi Bupati Majalengka, Kepala Dinas Kominfo Majalengka Drs. Maman Sutiman dan juga Sekretaris Dinas Kominfo Wawan Sarwanto, S.T., M.H., acara berlangsung di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (7/02/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri Reformasi dan Birokraksi (Kemenpan RB) Tjahjo Kumolo, hadir juga para pejabat di lingkungan Kota dan Kabupaten se-Provinsi Kalimantan Selatan, selain itu juga hadir Ketua Umum PWI Pusat Atal S Gifari beserta juga para insan pers serta para tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., memaparkan konsep yang sudah dipraktikan dalam melayani segala macam bentuk pengaduan publik di masyarakat. Gagasan tersebut mendapatkan respon positif dari para peserta yang merupakan para pejabat di lingkungan Kota dan Kabupaten se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam urainnya Bupati Majalengka, menuturkan hadirnya Majalengka Raharja Quick Response Call 112, itu sebagai bentuk penguatan pelayanan publik dengan dukungan sistem yang transparan, mudah diakses dan responshif terhadap pelayanan masyarakat.

“Alhamdulillah awal kami mengeluarkan program belum genap satu tahun, sudah ada 161 pengaduaan masuk dan panggilan darurat 15.985. Kendati ada beberapa warga yang hanya iseng iseng melapor,”ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa adapun laporan aduan yang masuk sendiri antara lain berkaitan dengan KTP di Disdukcapil, jalan rusak di Dinas PUPR, layanan puskesmas, kesehatan di Dinas Kesehatan dan pengelolaan air bersih oleh PDAM. Semua itu langsung ditanggapi oleh dirinya selaku bupati dan ditindaklanjuti melalui disposisi ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait atau berkoordinasi dengan instansi vertikal lainnya yang ada di Majalengka.

“Ketika merespon pengaduan masyarakat, ada petugasnya yang stand by 24 jam. Dan itu diperkuat dengan adanya kepala seksi baru di Dinas Kominfo yang fokus menangani pengaduaan,”ujarnnya.

Bupati menambahkan, pengembangan instansi yang terintegrasi dengan SP4N Lapor di Pemkab Majalengka sendiri meliputi Polres Majalengka, Kejari, BPJS, Perhutani, Kemenag, BPS, PLN, dan lain sebagainya.

Selain itu Bupati menyampaikan bahwa dalam memaksimalkan program itu pihaknya melakukan penguatan sarana dan prasana dan dukungan anggaran. Dengan membuat pengembangan system jaringan IT terintegrasi ke seluruh OPD, Kecamatan, dan Kelurahan untuk pengembangan Command Centre dengan biaya Rp 50 miliar bantuan dari Pemprov Jabar.

“Pembangunan gedung Command Centre sebesar Rp 4,75 miliar bersumber dari APBD,”katanya.

Bupati menjelaskan, bahwasanya terus mensosialisasikam secara kontinyu, intensif dan interaktif melalui berbagai media massa baik online, radio, leaflet, baliho, spanduk. Termasuk media sosial (medsos) dalam merespon program yang digulirkannya. Selain itu adanya upaya untuk terus melakukan peningkatan dan penambahan SDM serta bimbingan teknis yang berkesinambungan bagi para pengelola pengaduaan.

Dikatakan bupati, atas program yang digulirkanya pihaknya mendapatkan respon positif langsung dari masyarakat dan penghargaan tingkat Nasional dari pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Barat.

“Atas prestasinya itu Majalengka mendapat dua penghargaaan pelayanan publik terbaik se Indonesia (Top 10 Penghargaan Pengelola dengan  Perubahan). Serta perbaikan pengelolaan pengaduan terbaik (Top 30 Instansi Pemerintah Pelayanan Publik Tahun 2019,” kata Kepala Dinas Kominfo Drs. Maman Sutiman.

“Bupati Majalengka memiliki komitmen kuat dalam melayani publik, sesuai dengan janji saat dilantik menjadi Bupati untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat lebih cepat, dekat dan transparan,”jelas Kadis Kominfo.

Pada acara itu dilakukan dialog interaktif dengan para peserta. Dan peserta sangat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan para narasumber. (Kominfo/topik)

Komentar

News Feed