oleh

Siang Hari Bolong Rumah Kepala KESBANGPOL Tangsel di Gasak Maling

-Tak Berkategori-192 views
ilustrasi

min.co.id/tangsel – Kejahatan pencuri spesialis rumah kosong terjadi lagi di kota tangerang selatan, kali ini korbannya adalah Rumah Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan, Azhar Samun para pencuri beraksi di siang hari. Rabu (5/7).

“Sejumlah ruangan, termasuk kamar anak, dan kamar saya juga diacak-acak. Sampai saat ini saya masih memriksa apakah ada barang berharga yang hilang, namun sejauh ini tidak ada yang hilang,” ujar azhar,

Azhar mengaku, kaget saat diberi tahu oleh orang rumahnya kalau pintu utama kediamannya terbuka dan seisi rumah menjadi berantakan akibat diobrak-abrik pencuri. Isi Lemari dan kamar pribadinya juga ikut diacak-acak pelaku.

Dia mengatakan, aksi pencurian terjadi pada selasa (4/7) kemarin siang sekira pukul 10:00 atau 11:00 WIB saat istrinya keluar rumah, dan PRT yang juga tetangga rumah Azhar berniat ke rumah siang itu.

“Dia melihat pintu rumah sudah terbuka. Setelah PRT saya masuk ternyata rumah sudah sangat berantakan dan tak ada satupun penghuni rumah, hingga akhirnya PRT menelepon saya,” ujarnya.

Azhar menjelaskan, informasi dari para tetangga yang siang itu berada didekat rumahnya. Di jam-jam pencuri itu beraksi, ada dua orang yang berboncengan sepeda motor, satu pengemudinya mengenakan jaket khas ojek online serta celana khas petualang dengan banyak saku di celanany dan satu orang lainnya sebagai penumpang ojek online.

“Beberapa tetangga bilang begitu, tapi apakah ada hubungannya atau tidak, yang jelas sempat terlihat seperti itu,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari penyidik menurut keterangan Azhar, pelaku diduga spesialis pencuri uang dan barang berharga.

“Info dari Polisi yang datang ke rumah, pelaku adalah spesialis pencuri uang, bukan barang. Tapi masih saya cek apakah ada barang penting yang hilang, karena kalau uang saya tidak simpan uang di rumah,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Azhar mengaku akan lebih waspada, mengingat aksi kejahatan saat ini semakin marak terjadi. “Ya ini buat pelajaran kami, harusnya lebih safety lagi dan berhati-hati,” tutupnya. (red | merdeka)

Komentar