oleh

Taman Sejarah, Destinasi Wisata Malam Surabaya

-Travel-10 views

Surabaya-Jembatan Merah bukan sekadar nama sebuah kawasan atau jalan, tetapi juga merupakan saksi sejarah perjuangan arek -arek Surabaya melawan pasukan Inggris, pada 10 November 1945, yang menewaskan seorang jenderal Inggris bernama Brigadir Jenderal A.W.S Mallaby.

Peristiwa bersejarah itulah yang membuat tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata sejarah Kota Surabaya. Bagi wisatawan, jika mengunjungi Jembatan Merah, jangan lupa untuk singgah ke sebuah tempat yang berada di sebelahnya, yaitu Taman Sejarah.

Berada di kawasan yang penuh nilai sejarah perjuangan,  Taman ini dulunya bernama Willemsplein yang diambil dari nama Willem, seorang Raja Belanda. Sebelum berganti nama menjadi Taman Sejarah, taman ini bernama Taman Jayengrono.

Diambil dari nama Adipati Jayengrono, taman ini diresmikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini pada Desember 2012 lalu kemudian berubah nama menjadi Taman Sejarah karena aspek historis yang dimiliki oleh taman ini cukup kuat.

Taman seluas 5.300 m2 ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan bergaya Belanda yang sudah ada sejak jaman penjajahan. Diantaranya adalah Jembatan Merah, Gedung Cerutu, Gedung Internatio, Gedung Garuda, dan bangunan bergaya Belanda lainnya.

Berbagai fasilitas bisa ditemui di taman ini, seperti panggung dengan latar belakang Gedung Internatio, di tengah taman juga tersedia area yang biasa digunakan pertunjukkan seni. Di beberapa sudut terdapat jalur relaksasi serta air mancur yang semakin menambah kesejukan taman ini.

Guna menambahkan keindahan saat malam hari,  Pemerintah Kota Surabaya sengaja menambahkan hiasan lampu berbentuk lorong serta lampu dengan bentuk bambu runcing warna warni yang berjajar.

Hiasan baru ini, semakin memperkuat alasan untuk menjadikan Taman Sejarah, sebagai tempat bersantai keluarga, atau menjadi lokasi hunting bagi para pecinta fotografi .(hjr)

Komentar

News Feed