oleh

Polda Jateng Kerahkan Tim Khusus Pantau Medsos

-News-7 views

Min.co.id-Jateng-Sebagai langkah antisipasi adanya serangan intimidasi pada hari tenang dan pelaksanaan Pemilu 2019, Kepolisian Daerah Jawa Tengah akan memberikan pengamanan khusus.

Untuk Jawa Tengah sendiri merupakan basis suara yang diperebutkan oleh para peserta Pemilu 2019. Untuk itu, potensi pergesekan antar pendukung pasangan calon cukup besar.

“Kami sudah koordinasikan dengan semua pihak untuk mengantisipasi semuanya dan memastikan pemilu 2019 di Jateng berlangsung aman. Dari Polda Jateng, kami sudah siapkan 21.980 personel untuk mengamankan tahapan pemilu 2019,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono.

“Terutama petugas Cyber Crime kita upayakan untuk memantau serangan intimidasi di medsos pada masa tenang. Serta optimalkan pengamanan ancaman intimidasi langsung dengan cara mempengaruhi masyarakat untuk tidak datang ke TPS,” tegas Condro.

Condro juga telah memetakan sejumlah daerah rawan menjelang Pemilu 2019. Meski begitu, pihaknya berupaya menjamin keamanan saat pemilu berlangsung. Tidak hanya saat kampanye, namun saat pencoblosan hingga penghitungan suara juga memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

“Sejumlah potensi kerawanan dalam pemilu sudah kami mapping, hanya saja beberapa daerah butuh pengawasan dan pengamanan ekstra seperti di Solo, Magelang, Purworejo, Temanggung,” ungkapnya.

Dukungan pasukan juga diberikan oleh TNI Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochammad Effendi mengatakan, akan mendukung penuh kekuatan pengamanan di Jawa Tengah.

“Kami siap menerjunkan kekuatan penuh untuk mengawal keamanan pemilu nanti. Kami juga siap dalam membantu pengamanan logistik jika memang dibutuhkan,” ungkapnya.

Effendi menjelaskan jika keamanan dan kelancaran pemilu 2019 adalah tugas semua elemen bangsa. TNI akan menjadi garda terdepan menjamin pelaksanaan pemilu aman.

“Untuk itu kami siap sinergi dengan Kapolda, dan pihak terkait seperti Pemerintah, KPU, Bawaslu dalam rangka pengamanan ini,” tutupnya.(red/ntmc)

Komentar

News Feed