oleh

Petani Keluhkan Harga Gabah yang Turun Pada Saat Panen Raya

-News-118 views

Min.co.id, Majalengka – Wakil Bupati Majalengka Tarsono D. Mardiana membuka acara panen raya dalam kegitan panen raya tahun 2019 desa Mandapa Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, Kamis (14/3/2019).

Dalam pidatonya Wabup mengajak satu ikatan antara masyarakat dengan pemerintah dalam hal pertanian saling terpadu dan Wabup masih merasa perlu mempertahankan pertanian yang sangat penting, karena Majalengka masih luas lahan pertaniannya.

Wabup mengingatkan kepada para Camat dan Dinas dimana merasa perlu datang kalau petani pas panen pertaniannya, dan petani lagi merasa ada kesusahan karena kalau lagi panen itu biasa pas lagi senang canda Wabup. Karena pemerintah merasa wajib datang dan tahu persoalan mereka antara faktor ekonomi tani harus lebih meningkat katanya.

Wakil Bupati Majalengka menjelaskan saat ditanya media Min.co.id tentang harga gabah yang cenderung turun terus karena menurut petani harga hari ini Rp. 450.000/kwintal harus ada solusi dalam permasalahan mengenai penurunan ini, dimana peran Bulog sangat penting untuk menangani dilema petani ini.

Dan menurunnya harga gabah ditingkat petani ini merupakan keterlibatan desa yang sangat berperan, dimana Bumdes dan lumbung desa untuk segera di jalankan. Bila petani menghadapi kendala penurunan seperti sekarang ini pungkas Tarsono.

Petani padi beenama Ain (67) mengatakan bahwa panen sekarang ini penghasilannya tidak seimbang, antara membeli bibit dan obat-obatan apalagi dengan jenis padi yang sekarang ditanam, berbeda jenis pongga dan santani sangat jauh beda per tangkainya. Ponggah 100 biji/tangkai sedangkan Santani/300 biji/tangkainya apalagi masalah obat semprot yang kualitasnya jelek sudah jelas sangat merugikan. (topik)

Komentar

News Feed