oleh

Pemerintah Desa Pelawangan Gelar Acara Adat Desa Panen Perdana

Min.co.id, Indramayu – Menyambut panen raya, Pemerintah Desa Pelawangan Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, menggelar acara Mapag Sri. Acara adat masyarakat petani tersebut digelar di halaman Rumah Kuwu (kepala desa) di Blok Gupit Desa Pelawangan, Rencananya Akan Bergiliran setiap Tahunnya diselenggarakan di setiap Blok Desa, Rabu (1/5/2019).

Dalam prosesi upacara, digelar do’a bersama yang dipandu tokoh adat dan ulama setempat. Kuwu (kepala desa) Safrudin mengatakan, acara syukuran mapag sri ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap satu tahun sekali menjelang panen raya, rencana untuk tahun depan akan dilaksanakan secara bergilir di setiap blok yang ada di Desa Pelawangan Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu.

“Upacara ini menjadi sarana mengungkapkan rasa syukur atas berkah yang diberikan Allah SWT, karena padi tumbuh subur dan terhindar dari segala hama. Sebagai bentuk rasa syukur, pemerintah desa dan seluruh petani desa Pelawangan   mengadakan acara mapag sri dengan mengadakan hiburan wayang kulit Purwa Satria Langen Budaya dengan Dalang Ki Anom Dian Pradita Kusuma S-SN. Dari Desa Celeng Lohbener Kabupaten Indramayu serta dimulai dengan membuat nasi tumpeng dan bekakak ayam,” ujarnya.

Nasi tumpeng itu, kata dia kemudian dido’akan sebelum acara wayang kulit dimulai dan dibawa pulang ke rumah masing-masing. Dan ada juga yang dimakan di tempat secara bersama dengan tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Lanjut Kuwu Safrudin banyak hikmah yang didapat dari Mapag Sri. Selain nilai gotong royong tetap terjaga, Mapag Sri juga mempererat tali silaturahmi, keakraban dan kekeluargaan antar warga di blok Gupit khususnya Desa Pelawangan.

“Panen padi akan dimulai besok tapi ada juga yang sudah dipanen, walau baru hanya sedikit. Puncak panen raya akan terjadi pada Minggu depan. Semoga hasil panen kali ini bagus dan bisa mensejahterakan petani,” ucapnya.

Sementara salah satu Tokoh Masyarakat Drs. Sarnita (50) mengatakan kegiatan Mapag Sri menjadi bukti jika masyarakat Desa Pelawangan masih terjaga rasa keakraban dan persaudaraanya. “Semoga tahun ini hasil panen berlimpah dan bisa mensejahterakan serta mengembalikan kedaulatan pangan petani khususnya di Desa Pelawangan Kabupaten Indramayu, harapanya bagaimana agar adat budaya jangan sampai hilang dan acara Adat Mapag Sri terus berjalan” terangnya. (Alen)

Komentar

News Feed