oleh

Menyambut Tahun Baru, Terjadi Perseteruan di Hotel Fitra Majalengka

-News, Travel-119 views

Min.co.id, Majalengka – Keributan yang tidak diharapkan tiba-tiba terjadi antara dua kelompok yang saling mengklaim diri sebagai pahlawan. Kedua belah pihak terkena provokasi dan hasutan pihak-pihak tidak bertanggung jawab, yang selalu ingin memecah belah dan menimbulkan kerusuhan dan keonaran di masyarakat. Untunglah keributan tidak berlangsung lama setelah munculnya sosok pendamai yang mengingatkan kedua belah pihak untuk saling menghormati, menghargai dan selalu hidup rukun.

Tunggu dulu! Illustrasi di atas tidak terjadi sebenarnya, semua itu hanya muncul dalam adegan sendratari Millenial VS Tradisional. Pagelaran berlangsung di halaman depan Hotel Fitra Majalengka (31/12/2018).

Uniknya, pagelaran itu dimainkan oleh karyawan Hotel Fitra Majalengka di bawah pimpinan sang General Manajer (GM) Leo Agusuwadien dan sanggar Seni Panghegar di bawah arahan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Majalengka (DEKKMA).

“Pertunjukan yang luar biasa. Saya merasa puas dengan tampilan anak buah saya dari Fitra Hotel,” demikian Leo Agusuwadien yang genap 4 bulan bertugas sebagai GM di Hotel Fitra Majalengka.

“Ini sesuai dengan konsep yang direncanakan, sekaligus pengalaman luar biasa, karena saya sendiri ikut serta menjadi pemain,” ungkap Roni, yang juga Ketua Panitia pada perhelatan itu.

Selain sendratari, digelar juga beberapa tampilan tari jaipongan, topéng, stand up comedy dari Komika Majalengka, dan persembahan lagu-lagu oleh Sanggar Seni Panghegar.
Ketua DEKKMA, Asikin Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya mendukung kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja sama Hotel Fitra dengan DEKKMA.

“Semoga kerja sama seni budaya ini berlangsung terus dan saling menguntungkan,” demikian Asikin Hidayat. “Pola kerja sama yang bagus. DEKKMA akan selalu mendukung dan terbuka untuk melakukan kerja sama dengan pihak manapun demi kepentingan pengembangan seni dan budaya,” tegasnya. (topik)

Komentar

News Feed