oleh

Gubernur Terpilih Khofifah – Emil Pertahankan Komposisi Faksi di DPRD Jatim

-News-14 views

Jatim-Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pimpinan Fraksi menyebutkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak siap dan akan mempertahankan Faksi di DPRD Jatim yang selama ini dibangun oleh Gubernur Jatim, Soekarwo.

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak bersama Soekarwo selaku Gubernur Jatim yang purna tugas pada 12 Februari 2019 melakukan silaturrahim ke kantor  DPRD Jatim untuk bertemu dengan pimpinan dewan dan ketua-ketua fraksi yang ada di DPRD Jatim pada Minggu (10/2) malam.

Pertemuan tertutup itu berlangsung di ruang VIP DPRD Jatim berlangsung penuh dengan kekeluargaan mulai pukul 20.00 WIB – 22.30 WIB. Sedangkan inti dari silaturrahim adalah mempertemukan antara Gubernur Jatim yang akan dilantik dengan yang akan diganti.

“Ini sama saja dengan ta’aruf menyongsong pelantikan Gubernur Jatim yang akan dilantik dengan yang akan diganti. Sebab DPRD Jatim punya kepentingan untuk itu,” ujar Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar ditemui di ruang pimpinan di DPRD Jatim, Selasa (12/2).

Lebih jauh Pak Halim yang juga anggota Fraksi PKB menjelaskan, selain dengan pimpinan dewan, pertemuan minggu malam juga sengaja melibatkan ketua-ketua fraksi. Alasannya, keputusan politik di DPRD Jatim itu sejatinya ada di tangan fraksi-fraksi.

“Sudah disepakati Banmus DPRD Jatim bahwa paripurna tentang sertijab dan penyampaian visi-misi Gubernur Jatim baru akan dilaksanakan Senin (18/2) mendatang,” ujar politisi asal Jombang ini.

Diakui Gus Nanang sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, jadwal sertijab awalnya ada dua yakni 18 Februari atau 20 Februari. Namun pada 20 Februari Pakde Karwo tidak bisa hadir karena bersamaan dengan penyerahan Ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia), sehingga diputuskan pada Senin (18/2) depan.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Jatim, Tjutjuk Sunario mengatakan bahwa inti pertemuan minggu malam adalah berharap faksi Jatim yang selama ini ikut mengawal pemerintahan Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo dan Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim bisa dipertahankan dan dilanjutkan di era kepemimpinan Khofifah-Emil lima tahun ke depan.

“Di DPRD Jatim itu yang ada adalah faksi Jatim sebab fraksi-fraksi yang ada di DPRD Jatim lebih mengutamakan kepentingan Jatim daripada kepentingan kelompok dalam pengambilan keputusan politik. Dan Khofifah juga setuju untuk dipertahankan,” tegas politisi asal Partai Gerindra.

Pimpinan DPRD Jatim, kata Tjutjuk juga diundang pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih di istana Jakarta pada Rabu (13/2) besok. Namun yang sudah memastikan hadir adalah ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar. “Para Wakil Ketua DPRD Jatim masih situasional, karena masih ada kesibukan yang bersamaan. Saya juga demikian, kalau ada waktu longgar Insya Allah hadir,” kata Tjutjuk politisi asal dapil Blitar ini.

Sedangkan untuk pelaksanaan sertijab, kata Tjutjuk dilaksanakan 18 Februari di ruang paripurna DPRD Jatim dihadiri Forkopimda Jatim dan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2014-2019 Soekarwo-Saifullah Yusuf dan Gubernur dan Wagub Jatim baru, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak. (pca)

Komentar

News Feed