oleh

Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera Siap KKN di Kabupaten Pringsewu

Min.co.id-Gadingrejo-Bupati Pringsewu Sujadi menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi jajaran Institut Teknologi Sumatera (Itera) Bandar Lampung di Komplek Rest Area Km 37 Jalinbar, Wates, Gadingrejo Pringsewu, Rabu (30/10/19).

Didampingi Kabag Humas dan Protokol Ibnu Harjianto, Kadis Kominfo Kudus Heriyanto, Camat Gadingrejo Yuli, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan dan Sekcam Pagelaran Heru, Bupati Pringsewu di hadapan jajaran Itera, diantaranya Ratna (Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Itera), Iwan (Kasubbag LP3), Anggi (Ketua Pengelola KKN), serta dua orang staf Wisnu dan Melati, mengucapkan terimakasih kepada Itera yang telah memilih Pringsewu sebagai lokasi KKN mahasiswa.

Sujadi juga menyampaikan bahwa Pemkab Pringsewu ingin menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di Lampung maupun luar Lampung, diantaranya telah bekerjasama dengan UGM, IPB dan lainnya.

“Pringsewu sudah menjadi Kabupaten ODF, berkat kerjasama yang saling sinergis diantara semua pihak. Selain itu, juga telah membuat Perda STBM berkelanjutan, dan saat ini telah membentuk Gebrak jilid II guna mensukseskan 5 pilar STBM berkelanjutan,” .

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Itera Ratna mengatakan ada sekitar 184 mahasiswa yang terbagi kedalam 23 kelompok dan setiap kelompok terdiri 8 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing, yang akan mengikuti KKN yang direncanakan mulai 23 Desember 2019-26 Januari 2020. “Ada tiga lokasi KKN di Pringsewu, yakni Kecamatan Pringsewu, Gadingrejo da Pagelaran, dengan masing-masing tema yang berlainan. “Untuk Kecamatan Pringsewu temannya adalah Persampahan dan Pendidikan. Kedepan semoga bisa bekerjasama juga dengan Itera di bidang-bidang lainnya juga,” harapnya.

Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan pada kesempatan tersebut menyambut baik dipilihnya Kecamatan Pringsewu sebagai lokasi KKN. Ia juga memaparkan kondisi terkini kecamatan yang dipimpinnya, yang terdiri dari 10 pekon dan 5 kelurahan, dengan masyarakat yang dinamis, dengan penggerak utama perekonomian berupa perdagangan dan jasa.

Camat Gadingrejo Yuli, mengatakan bahwa wilayahnya terdapat banyak IKM, serta sebagai sentra kerajinan bambu, terutama di Pekon Kediri dan Tulungagung. “Dalam rangka mengurangi sampah plastik, juga digalakkan kerajinan tumbler bambu sebagai ciri khas Pringsewu. Mahasiswa bisa membantu dan menerapkan teknologinya,” ujarnya.

Sekcam Pagelaran Heru juga tak mau ketinggalan turut memperkenalkan kecamatannya, yakni sebagai sentra perikanan air tawar. “Kecamatan Pagelaran adalah kecamatan pertama di Pringsewu yang sudah ODF. Mahasiswa bisa memberikan penguatan STBM serta memberikan pencerahan untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” katanya. ( Agus SY/Red*)

Komentar

News Feed