oleh

Dlundung Trawas Mojokerto Obyek Wisata Di Kawasan Hutan

-Travel-10 views

Mojokerto-Bagi pengunjung yang suka travelling atau wisata di kawasan hutan, Bumi Perkemahan Dlundung Trawas Mojokerto bisa dimasukkan agenda kunjugan saat liburan tiba.

Para pecinta alam, tempat yang berada di hutan lindung seluas 1.600 hektar milik Perhutani KPH Pasuruan ini sudah sangat dikenal. Tempat perkemahan ini mempunyai akses yang mudah untuk dikunjungi oleh angkutan umum, kendaraan pribadi roda dua maupun mobil.

Jangan membayangkan jika berwisata di hutan itu menyeramkan, karena pengelolah  menyiapkan beberapa fasilitas mulai toilet, tempat parkir yang cukup, mushola dan area yang luas untuk berkemah. Untuk masuk kawasan ini, individu dikenakan beaya Rp 3.500 per-orang di tambah beaya parkir Rp 1.000 untuk roda dua, dan Rp 2.000 untuk roda empat.

Di sini juga tersedia warung yang menyediakan makanan dan minuman. Salah satunya yang terkenal adalah warung Pak Taji. Pemiliknya ramah dan menyenangkan bila diajak ngobrol, sehingga sering menjadi jujukan pengunjung.

Jika berkemah di kawasan ini, pengunjung bisa memilih lokasi dimanapun, karena tempatnya luas terbagi menjadi beberapa petak area yang semuanya dalam satu lokasi yang sama. Bila memilih bekemah di petak utama atau di lapangan pengunjung mempunyai banyak keuntungan. Karena dekat dengan sumber air.

“Saya dan teman-teman sudah tiga kali berkemah di sini, kami sangat menikmati suasana di bumi perkemahan ini. Selain tempatnya, sejuk, fasilitasnya sangat memadai sehingga tidak menyulitkan,” kata Fahmi siswi SMKN 1 Surabaya, yang sedang berkemah di wisata ini.

Udara yang sejuk dan nyaman membuat pengunjung betah berlama-lama di bumi perkemahan ini. Selain itu dengan berkemah maka pelajar bisa belajar mandiri, mengasah keberanian, serta membiasakan diri lebih mengenal dan mencintai alam.

Selain itu, di area sekitar tempat wisata ini terdapat air terjun Dlundung. Air terjun ini memiliki tinggi 50-60 meter berada di ketinggian kurang lebih 760 mdpl dan berjarak 200 meter dari petak utama atau pintu masuk. Sumber airnya berasal dari pegunungan welirang.

Air yang terjum bebas tidak begitu deras. Karena aliran air yang jatuh dari atas masih membentur dinding berundak, dan sisanya 25 meter baru meluncur kebawah. Bila berniat refreshing dan kemping di Bumi Perkemahan Dlundung ada baiknya menghindari musim liburan atau musim pendaftaran siswa/mahasiswa baru karena sangat padat, hampir tidak ada area yang tersisa untuk berkemah. (hjr)

Komentar

News Feed