oleh

Grumala : Geopark Majalengka Punya Nilai History Berabad-Abad

Min.co.id-Majalengka-Majalengka memang exotic dengan kembali ditemukannya tempat yang sangat unik dimana biasanya lapisan tanah itu berlapis horizontal tapi di Majalengka ada yang bentuk vertikal yang sudah jadi dan terbentuk berabad abad lamanya

Kejadian tanah vertikal ini menjadi perhatian khusus dari grup Majalengka baheula (grumala) yang selalu menjelajah untuk mencari sisa peninggalan atau sejarah yang ada di Majalengka untuk dijadikan catatan peninggalan masa lalu

Menurut ketua Grumala Nana Rohmana (Naro) bersama rekan rekannya dengan tim Juru Gejlig (jurig) nya menelusuri lapisan tanah vertikal yang ada di Majalengka pada hari Minggu (12/4/2020)

Menurut Naro di Majalengka ada lapisan tanah terbalik atau vertikal membentang yang sangat panjang dan jaraknya jauh antara Bantarujeg, Nunuk, Pancurendang Tinghih sampai perbatasan Majalengka-Sumedang ungkapnya.

Bahkan salah seorang juru Gejlig Grumala Eda dan Edi mengatakan dijalur sungai Cimanuk juga banyak ditemukan batu karang yang biasanya terdapat di lautan atau yang berdekatan dengan daerah pantai, mungkin juga dulunya sekitar sini adalah wlayah lautan katanya

Bahkan tim Gejlig sudah beberapa kali menelusuri daerah tersebut sangat mirip dengan yang ditemukan di Kebumen Jateng yaitu di Karangsambung Geopark itupun menurut para peneliti dari LIPI kata Naro

Keinginan dari grumala agar segera ada penelitian khusus mengenai tanah terbalik atau lapisan tanah vertikal ini yang ada di Majalengka agar nantinya bisa jadi kawasan pendidikan untuk penelitian Geologi atau Geopark tukasnya

Konon tahun 2011 pernah ada penelitian bahwa para peneliti mengatakan tentang adanya teori tentang meteor yang jatuh antara 4 juta tahun silam dan adanya teori lain mengenai keluarnya lava dari perut bumi ketika pembentukan gunung berapi dan gagal keluar semoga pihak terkait bisa secepatnya meneliti kembali keberadaan tanah vertikal ini pungkasnya (topik)

Komentar

News Feed