oleh

Kemhan RI Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara Kepada Masyarakat dan Generasi Muda di Majalengka

-News-114 views

Min.co.id, Majalengka – Kementrian Pertahanan (Kemhan) RI bersama Komisi I DPR RI menggelar sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara kepada masyarakat dan generasi muda Kabupaten Majalengka. Kegiatan itu dipusatkan di Meeting Room Fitra Hotel, Kamis (4/4/2019).

Sebayak 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat se-Kabupaten Majalengka mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kegiatan tersebut hadir anggota Komisi I DPR RI Venny Devianti sebagai narasumber sosialisasi dan evaluasi pembinaan kesadaran bela negara.

Dalam sambutannya Direktur Jendral Potensi Pertahanan Prof. Dr. Ir. Bontan Tiara Sofyan, M.Si yang dibacakan oleh Kolonel Amiruddin Laupe menyebutkan di era kemajuan tehnologi dan keterbukaan informasi saat ini aktualisasi nilai-nilai bela negara penting dan dibutuhkan bagi negara. Potensi ancaman yang membahayakan kedaulatan negara keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa semakin kompleks dan multidimensi, untuk itu guna membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku kepada warga negara untuk senantiasa cinta kepada tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara.

“Melalui kegiatan sosialisasi bela negara ini Kementerian Pertahanan berharap dapat terbangun karakter warga negara Indonesia yang mampu berkontribusi yang baik demi kemajuan bangsa dan negara sesuai kapasitas dan kompetensinya,” ungkap Amiruddin Laupe.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sikap dan karakter bangsa serta merupakan salah satu program prioritas pemerintah sebagaimana tercantum dalam program nawacita.

Anggota Komisi I DPR RI, Venny Devianti menjelaskan, kegiatan bela negara tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter bangsa yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Kegiatan bertujuan membangun sikap mental dan perilaku warga negara agar tumbuh cinta tanah air, memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme,” katanya.

“Sikap bela negara itu menjadi hak dan kewajiban dari setiap warga negara, seperti yang telah diamanatkan dalam UUD 45. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini dapat diharapkan memberikan pemahaman kesadaran bagi seluruh warga negaranya,”
“Bela negara tidak hanya identik dengan militer namun berbuat baik di lingkungan masing – masing dan menjaga keharmonisan itu sudah bagian dari bela negara,” ungkapnya. (topik)

Komentar

News Feed