oleh

PNS Sumsel Dapat Kabar Gembira

-Tak Berkategori-233 views
ilustrasi pns

min.co.id/sumsel – Usai upacara hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri dan cuti bersama nasional, para pegawai negeri sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mendapat kabar gembira. Kabar gembira tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sulsel Alex Noerdin saat acara halal bi halal dengan seluruh ASN di Griya Agung.

Kabar gembira tersebut ialah Pemprov Sumsel akan mengaktifkan kembali tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada tahun anggaran 2017 setelah sebelumnya pembayaran TPP disesuaikan akibat terjadinya efisiensi pada APBD Sumsel 2016.

“Pada tahun ini tambahan penghasilan pegawai atau TPP akan diaktifkan kembali sebagai penghargaan atas kinerja kepada aparatur sipil negara yang nilainya disesuaikan dengan keuangan daerah,” kata Alex Noerdin seraya disambut tepuk tangan para pegawai yang memenuhi aula pertemuan Griya Agung.

Selain mengaktifkan kembali Tambahan Penghasilan Pegawai, Alex Noerdin yang didampingi Wakil Gubernur Ishak Mekki juga mengumumkan rencana pembayaran gaji ke-13 ASN di lingkungan Pemprov Sumsel.

Menurut Alex, TPP diberikan sebagai penghargaan kepada ASN atas kerja kerasnya membangun daerah. “Tapi dalam perkembangannya, pembayaran TPP tidak adil rasanya jika ada pegawai yang kerja santai namun menerima jumlah TPP yang sama dengan bekerja keras. TPP itu bukan hak tapi penghargaan,” ujarnya.

Alex juga menyentil ada pegawai yang mengakali TPP dengan datang ke kantor mengisi absen sidik jari pagi-pagi masih memakai daster. “Alasan anak banyak atau suami malas ke kantor. Diharapkan Ke depan tidak bisa seperti itu lagi, ujarnya.

Sementara itu pada upacara pagi hari pertama masuk kerja di halaman kantor Gubernur Sumsel di jalan Kapten A Rivai yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Joko Imam Sentosa menyatakan hampir seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel hadir. “Selama empat tahun, tahun ini banyak yang hadir. Saya kagum, yang ikut apel jumlahnya lebih banyak,” katanya.

Joko menjelaskan, semakin banyaknya peserta apel pagi pasca libur panjang lebaran menunjukan semangat bekerja para ASN tetap tinggi. (red | republika)

Komentar