oleh

Desa Situraja Realisasi Program Pembangunan P3A Tahun Anggaran 2019

-News-324 views

Min.co.id, Indramayu – Untuk mendukung program ketahanan pangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Melalui Ditjen Sumber Daya Air fP3-TGAI merupakan program pemberdayaan petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi di perdesaan yang luasnya berada di bawah 150 hektar. Program ini juga merupakan program padat karya karena melibatkan tenaga kerja di daerah.

Pelaksanaannya dilakukan oleh petani melalui perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dengan supervisi dari konsultan pengawas, Tim Pendamping Masyarakat TPM. Setiap lokasi mendapatkan Rp 195 Juta.
Sejak tahun 2014, P3-TGAI telah dilaksanakan di 1.024 lokasi, meningkat pada tahun 2015 di 1.505 lokasi, dan tahun 2016 di 900 lokasi.
Pada tahun 2017, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran yang lebih besar bagi 3.000 lokasi dengan anggaran Rp 600 Miliar.

“Sebarannya di 271 Kabupaten/Kota melibatkan 3.000 P3A dengan 60 ribu petani penerima manfaat dan dengan penyerapan tenaga kerja 5,4 juta jiwa,” rinci Direktur Irigasi dan Rawa Ditjen SDA Mochamad Mazid, Minggu (2/6/2019).

Pada tahun 2019, jumlah lokasi P3-TGAI di Kabupaten Indramayu terus meningkat, menjadi 55 lokasi di 35 Desa yang ada di 5 Kecamatan. Kecamatan Haurgeulis, Gantar, Anjatan, Sukra, dan Bongas. Penambahan tersebut disebabkan efektifitas program, partisipasi dan kebutuhan masyarakat yang cukup tinggi.

Salah satunya kelompok P3A Tirtasari Desa Situraja Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu merupakan salah satu P3A yang menerima bantuan program tahun 2019 dari sekian banyaknya kelompok tani yang ada di Kabupaten Indramayu yang mendapatkan bantuan program ini. Bapak Encim selaku ketua P3A, Encim Mulyana sekaligus pelaksana proyek pembangunan saluran jaringan irigasi, pelaksanaan pengerjaannya pun berjalan lancar sesuai ketentuan yang ada dan menghasilkan pekerjaan yang begitu memuaskan. Dengan adanya program bantuan ini masyarakat menyambut baik dengan antusias, karena dengan adanya perbaikan jaringan irigasi pengairan persawahan jadi lancar tidak ada kendala lagi karena tersunbat akibat saluran irigasi yang rusak. Masyarakat pun mengharapkan program ini berkelanjutan karena masih banyaknya saluran irigasi yang belum diperbaiki.

Ketua P3A, Mitra Tirta Sari Desa Situraja (Encim Mulyana), Menjelaskan”Saya atas nama warga Desa Situraja Kecamatan Gantar merasa sangat senang sekali dengan adanya bantuan program ini sehingga jaringan irigasi yang awalnya kurang bagus untuk saat ini kondisinya sangat memuaskan setelah adanya bantuan program ini, pengairan sawah di wilayah desa ini pun jadi lancar karena jaringan saluran irigasi sudah dibangun dan diperbaiki. Kami berharap program ini berkelanjutan karena masih banyaknya saluran irigasi yang belum diperbaiki, kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pendamping Masyarakat (TPM) Pemerintah Pusat dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS) yang telah ikut berperan serta sehingga dapat terealisasinya program ini.” pungkasnya. (Alen)

Komentar

News Feed