oleh

Perangi Hoax, Pemprov Jatim Gandeng LKBN ANTARA

-News-3 views

Min.co.id-jatim-Guna mengantisipasi berita-berita hoax yang akhir-akhir ini sering terjadi, Pemprov Jatim menjalin kerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. Kerjasama dilakukan dalam bentuk penyebaran kanal informasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas, konten-konten yang berisi tentang hasil kerja maupun kegiatan-kegiatan gubernur Jatim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jatim, Benny Sampirwanto saat pembahasan naskah perjanjian kerjasama LKBN Antara, Rabu (1/7) menyambut baik kerjasama tersebut, dan semoga cepat terlaksana.

Dari Antara Digital Media, Joni Zulkarnain, menyampaikan, bahwa hasil konten-konten tersebut akan didistribusikan Antara dan disiarkan keseluruh dunia, yang sudah bekerja sama hampir 160 kab/kota, pemprov/pemkot se Indonesia.

Dikatakan Joni, Antara mempunyai program untuk pemasangan kanal melalui indoor dan outdoor. Untuk yang di indoor telah dipasang kurang lebih di 400 termasuk di rumah sakit-rumah sakit. Karena hasil dari survey audience di rumah sakit g banyak audience, untuk mengetahui informasi tentang layanan, kinerja pemerintah maupun wisata yang bayak dilihat  terutama di ruang tunggu rumah sakit.

Selain itu, tempat indoor juga dipasang di stasiun-stasioun serta ruang tunggu kantor gubernur/bupati/walikota. “Alhamdulillah sudah dipasang dihampir seluruh kementrian yang disebut dengan Indonesia robot. Kemudian sudah dipasang dihampir seluruh jabodetabek, termasuk sekarang di Jabar, Bandung, Majalengka, Cicilengka, Purwakarta dan lain-lain. Juga saat ini akan dikembangkan di Bandara Soekarno-Hatta, nanti informasi-informasi itu akan muncul secara nasional baik itu di stasiun, bandara maupun tempat-tempat umum lainnya,” tambahnya.

Sementara untuk yang kanal outdoor, bekerja sama dengan pemda/pemprov telah dipasang kurang lebih 12 yang sudah selesai di Jabar dan Banten, Bekasi, Karawang, garut, Kab Pandeglang, serang dan rencananya di Cilegon. Target 2023 akan memasang di outdoor kurang lebih 600 vidiotroon di seluruh Indonesia, sedangkan yang indoor kurang lebih 5 ribu TV robot.

Sesuai pembicaraan presentase dengan gubernur, bahwa hanya menyiapkan tempat dan ijin saja. Dipilih tempat-tempat yang banyak dilihat sehingga kinerja dari pemprov bisa dilihat oleh bayak orang, hanya menyiapkan titik strategi dan menyiapkan ijin tempat, semua perangkat dan teknologi telah disiapkan.

Dikatakannya, konten akan berisi 40 persen milik pemprov Jatim dan 60 persen konten nasional (daerah Papua, Selawesi, Aceh dan lain-lain) yang akan muncul di vidiotron  pemprov Jatim juga akan dilihat oleh rakyat yang ada di daerah lain diseluruh Indionesia. “Tidak hanya dinikmati masyarakat Indonesia, bahkan nanti informasi tersebut  juga akan bisa dikonsumsi secara internasional,” kata Joni.(ern)

Komentar

News Feed